Change

Saat waktu memaksa kedua kaki saya untuk melangkah naik menuju tangga kedewasaan, lingkungan memaksa saya untuk berubah.

Bahkan, para dosen di universitas selalu berkata tentang berubah, berubah, dan berubah. Mereka berkata, “Sebab semua yang ada dalam hidup tidak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri.” Mereka mengajarkan, “Alangkah bijaksananya, jika kita mengikuti setiap perubahan yang ada dan mengubah diri kita agar tidak kalah dengan perubahan tersebut.”

Saya, sebagai tipikal orang yang nyaman dengan kondisi yang ada dan takut untuk mencoba sesuatu yang baru dan tidak familiar bagi diri saya, memandang sebuah perubahan dengan pandangan skeptis dan berpikir untuk membangun dinding yang kokoh dan kuat sebagai perisai untuk melawan  hal tersebut.

Meskipun, beberapa bulan terakhir ini, saya menyadari diri saya telah melakukan beberapa perubahan dan tanpa saya sadari saya telah berubah sedikit demi sedikit. Hingga akhirnya, mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus berdamai dengan perubahan dan bagian-bagian pada diri saya yang telah berubah. Sebab saya sadar, saya tetaplah saya, tidak peduli sebanyak apa saya berubah. Sebab perubahan itu datang secara alami, dari dalam diri saya sendiri, tanpa adanya paksaan maupun tuntutan dari lingkungan serta orang lain.

3 Years 7 Months 5 Days

3 tahun 7 bulan 5 hari.

Gue melupakan blog ini.

Dan.. apa saja yang sudah gue lakukan selama itu?

Jawabannya: banyak.


3 tahun

2013. Pada tahun ini, seorang Marshella secara resmi menjadi anak kelas 12, serta secara resmi harus menyelesaikan sekolah tingkat atasnya dan bersiap untuk melanjutkan pendidikan ke dunia universitas. Kalau kalian sedang atau sudah mengalami masa ini, kebayang ‘kan sibuknya?

2014. Ekspektasi menjadi seorang anak kuliahan ternyata tidak seindah dengan realita yang ada. Namun demikian, beruntungnya, gue bukan bagian dari 87% mahasiswa Indonesia yang salah jurusan. Hanya saja, kehidupan kuliah gue benar-benar penuh perjuangan dan mengharuskan gue untuk masuk ke dunia masyarakat lebih cepat dibandingkan banyak orang.

2015. Gue adalah orang yang mudah tertarik oleh banyak hal, tetapi juga cepat bosan dan jenuh pada hal-hal tersebut. Pada tahun ini, gue tertarik pada dunia buku, tulis-menulis, dan mainan. Namun, seiring berjalannya waktu, gue pun melupakan ketertarikan gue pada dunia tersebut.


7 bulan

Febuari – Maret. Semester 8 adalah semester menyenangkan-biasa aja-lawak-horor-membosankan. Akan tetapi, semester ini adalah semester yang benar-benar membuat dark side gue muncul karena dengan sombong dan percaya dirinya gue bakal bilang kepada mereka bahwa you’re nothing without me, guys. LOL

April – Juni. Selama 3 bulan ini, gue sedang menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa di semester 9 yang sedang melaksanakan program internship (baca: magang/praktik kerja nyata/kuliah kerja nyata). Bagi seorang mahasiswa setengah pekerja seperti gue, program ini sangat-sangat mudah dan sangat-sangat-sangat tidak menantang. Terlebih lagi, dosen pembimbing gue adalah tipe orang yang benar-benar santai dalam menghadapi mahasiswa, sehingga nilai A menjadi nilai yang paling sangat ultra mudah untuk didapatkan.


5 hari

28 Agustus – 1 September. Gue menunggu saldo di rekening gue bertambah supaya gue bisa beli barang-barang yang sudah gue wishlist sebelumnya. LOL.


3 tahun 7 bulan 5 hari.

Marshella banyak berubah.

Namun tetap aneh seperti sebelumnya.