Aku ingin tinggal di hutan

Aku ingin tinggal di hutan. Hidup di alam bebas tanpa satu hal pun mengikat diriku.

Aku ingin tinggal di hutan. Menghirup udara segar yang sama sekali belum tercemar oleh asap kendaraan dan pabrik seperti udara di lingkunganku.

Aku ingin tinggal di hutan. Melepas semua hal yang berbau keduniawian dan mencari apa arti hidup sebenarnya di dalam hutan.

Aku ingin tinggal di hutan. Mencoba hidup sederhana yang jauh dari kata modern. Tdak. Aku bukan hidup dengan gaya seperti seorang tarzan kalian tahu.

Aku ingin tinggal di hutan. Meninggalkan semua orang yang kucintai dan kusayangi agar tidak terbelenggu oleh mereka semua.

Aku ingin tinggal di hutan. Membersihkan hati dan pikiranku serta belajar menjadi orang yang lebih bijaksana lagi di dalam hutan.

Aku ingin tinggal di hutan. Sebuah pernyataan yang terdengar gila dan konyol di zaman sekarang.

Aku ingin tinggal di hutan. Pergi melarikan diri dari kenyataan kehidupan yang sangat menyesakkan dan hampir membuatku gila.

Aku ingin tinggal di hutan. Menjejakan kaki mencoba hal yang baru dan berpetualangan di dalam hutan.

Aku ingin tinggal di hutan. Bersatu dengan alam, ciptaan Tuhan yang paling membuat hati damai.

Aku ingin tinggal di hutan. Menaklukan semua hewan buas dan menjadi teman mereka. Saling berbagi cinta kasih dan kasih sayang yang universal dan tak terbatas.

Aku ingin tinggal di hutan. Menyusun mozaik-mozaik kehidupanku yang baru. Membuka lembaran kehidupan yang baru. Yang lebih menantang, menyegarkan, dan mendamaikan.

Aku ingin tinggal di hutan. Tiduran di atas karpet alam berupa rumput dan tanah yang banyak terdapat batu kerikil. Lalu, menghirup aroma alam yang paling menyegarkan. Dan mendengarkan lagu alam paling merdu yang dapat membuat hati tentram.

Aku ingin tinggal di hutan. Yah, tinggal di hutan. Yang semua orang pikir aneh dan berikutnya beribu macam pertanyaan dengan awalan ‘Kenapa?’ akan menghujaniku ketika aku mengatakan 1 kalimat yang terdiri dari 5 kata itu.

Aku ingin tinggal di hutan. Aku ingin tinggal di hutan. Aku ingin tinggal di hutan.

Hanya satu alasan utamanya. Aku ingin hidup tenang. Jauh dari orang yang kusayangi dan ingin lepas dari kehidupan duniawi. Dan yang terpenting aku ingin mencari apa arti hidup sebenarnya di dalam hutan. Berusaha memahami Tuhan dengan lebih dekat kepada ciptaannya berupa alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s